Kembangkan Energi Terbarukan, Pemprov Jabar Raih Penghargaan

Senin, 18 September 2017

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Barat meraih penghargaan Anugerah Energi Lestari 2017 Kategori Pemerintah Daerah Aktif Mendorong Produksi Pengembangan Energi Terbarukan (EBT) yang diserahkan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI Ignasius Jonan, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Jumat (15/9/17) malam.

Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Eddy Iskandar Muda Nasution, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Barat, mengaku cukup senang dengan apresiasi yang diinisiasi Majalah Gatra ini. Menurutnya, Pemprov Jabar memang cukup konsen dalam mendorong produksi pengembangan energi terbarukan, "Jabar memang memiliki potensi energi terbarukan cukup besar, dan Gubernur kami sangat visioner dalam mendorong pengembangannya," jelasnya.

EBT yang didorong pengembangannya di Jabar kata Eddy, adalah panas bumi. Data Kementerian ESDM RI menyebut bahwa potensi panas bumi Jawa Barat mencapai 6.101 MW yang tersebar di 44 titik di beberapa kab/kota. Angka ini berarti mencapai 20,8% dari total potensi panas bumi Indonesia.

Menteri ESDM Ignasius Jonan yang hadir langsung dan menyerahkan penghargaan, dalam sambutannya mengatakan, pemerintah saat ini juga sangat serius terkait pengembangan EBT di tanah air. "Terbukti hingga September 2017, pemerintah sudah menandatangi 60 kontrak terkait EBT," ujar Jonan.

Presiden Direktur Majalah Gatra, Tigor Tanjung mengatakan apresiasi malam ini diberikan kepada Pemerintah Daerah, perusahaan BUMN maupun swasta yang berkomitmen terhadap perkembangan EBT. Ada 11 katagori penghargaan yang penerimanya diseleksi ketat oleh tim panelis yang terdiri dari pemimpin redaksi majalah Gatra Carry Nadeak, Ketua Masyarakat Energi Baru Terbarukan Indonesia (METI) Surya Darma, sekretaris dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Dadan Kusdiana dan Tenaga Ahli EBTKE Faisal Rahadian.

Adapun penerima penghargaan Anugerah Energi Lestari 2017 adalah:

  1. Kategori Investasi, diraih oleh PT Supreme Energy.
  2. Kategori Pengusahaan Yang Agresif Dalam Pengembangan Potensi Panas Bumi Terbesar, diraih oleh Sarulla Operations Limited.
  3. Kategori Perintis Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) dan Masih Beroperasi, diraih oleh PLTP Kamojang.
  4. Kategori Industri Turbin Energi Terbarukan Skala Kecil Dengan Jumlah Produksi Terbanyak diraih oleh, CV. Cihanjuang Inti Teknik.
  5. Kategori Perintis Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), diraih oleh UPC Sidrap Bayu Energi.
  6. Kategori Penggiat Energi Terbarukan, diraih oleh Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI).
  7. Kategori Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Kapasitas Terpasang Terbesar, diraih oleh PT. LEN Industri (Persero).
  8. Kategori Perusahaan Terbanyak Membangun Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg), diraih oleh Asian Agri.
  9. Kategori Konservasi Energi, diraih oleh Kementerian PUPR.
  10. Kategori Pemerintah Daerah Aktif Mendorong Produksi Pengembangan Energi Terbarukan (EBT) , diraih oleh Pemprov Jawa Barat.
  11. Kategori Pemerintah Daerah Dengan Inisiatif Mendorong Pengembangan Energi Terbarukan, diraih oleh Pemprov Sumatera Barat.

Sumber : HUMAS JABAR