Jabar Jadi Nominator Budhipura Anugerah IPTEK 2016

Jumat, 29 Juli 2016

JAKARTA,(PR).- Provinsi Jawa Barat menjadi nominator peraih penghargaan Budhipura, Anugerah IPTEK 2016. Jawa Barat masuk dalam tiga besar provinsi yang tengah dinilai oleh tim juri terkait inovasi daerah yang dilakukan. Dua provinsi lainnya yakni Sulawesi Selatan dan Lampung.

 

Direktur Jenderal Penguatan Inovasi, Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Djumain Appe menuturkan Anugerah IPTEK 2016 diberikan pada semua aktor inovasi, tidak terkecuali pemerintah daerah. Adapun penghargaan Budhipura diberikan pada pemerintah provinsi sebagai apresiasi atas pembinaan yang dilakukan untuk penguatan inovasi kepada pemerintah kota/kabupaten.

 

Djumain menuturkan, total terdapat 10 Provinsi yang mendaftar untuk penghargaan yang diberikan dalam Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) 2016. Namun ketiga provinsi tersebut terpilih sebagai nominator utama karena dinilai paling memenuhi kriteria . "Berbicara inovasi, Jawa Barat memang daerah yang memiliki aktor-aktor yang memadai. Selain karena banyaknya perguruan tinggi besar yang memiliki kemampuan. Juga terdapat banyak industri nasional. Jawa Barat dapat menjadi lokomotif pengembangan inovasi," ujarnya sebelum acara penjurian tahap akhir nominator Anugrah IPTEK 2016 di Gedung Kemenristek Dikti, Jakarta, Kamis, 28 Juli 2016.

 

Pada penilaian tahap akhir tersebut, Jawa Barat dan dua provinsi lainnya dinilai oleh tim juri yang terdiri dari berbagai lembaga dan kementrian. Mulai dari Kemenristek Dikti, Kementrian Dalam Negeri, Kementrian Pertanian, dan pihak perguruan tinggi yakni Tanri Abeng University.

 

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menuturkan pengembangan inovasi selalu menjadi priortias pemerintah. Kebijakan pengembangan inovasi diutamakan untuk berorientasi pada kebutuhan pangan.

 

"Selama ini fokus Jawa Barat pada pangan pokok. Padi, jagung, kedelai, hingga buah-buahan, dan juga pangan dalam arti ternak, dan juga perkebunan," ujarnya.

 

Heryawan menjelaskan, masuk dalam tiga besar nominasi Anugerah IPTEK 2016 sangat membanggakan. Namun peraihan penghargaan tidak pernah menjadi dasar tujuan dalam melakukan inovasi di daerah.

"Melakukan inovasi adalah demi memberikan dampak positif bagi masyarakat," tuturnya.