Kajian 10 CG: Analisis Berbasis Iptek Untuk Kebijakan Pembangunan Jawa Barat Di Bidang Energi

Rabu, 21 September 2016

Indonesia memiliki aneka ragam sumber daya energi dalam jumlah memadai namun tersebar tidak merata. Sebagian besar beban konsumsi berada di Jawa, khususnya Jawa Barat, provinsi yang membutuhkan banyak energi, namun yang tidak memiliki sumberdayanya sendiri dalam jumlah memadai. Sebaliknya, banyak sumber energi terdapat di tempat berpenduduk sedikit, kegiatan ekonominya belum berkembang serta berjarak cukup jauh dari Jawa. Di tengah kekayaan sumberdaya energi yang dimiliki, secara umum Indonesia masih sangat menggantungkan konsumsi energinya pada minyak bumi, sumber energi mahal dibandingkan gas bumi maupun batubara.

Maksud dan Tujuan dari kegiatan ini adalah tersusunnya rekomendasi inovasi kebijakan berbasiskan IPTEK di bidang energi untuk meningkatkan percepatan pencapaian target pembangunan di Jawa Barat.

Pemerintah provinsi yang memiliki posisi strategis dalam membuat kebijakan daerah terkait bidang energi harus merumuskan kebijakan yang holistik dan komprehensif agar pemanfaatan energi dapat dilakukan dengan optimal dan permasalahan-permasalahan yang terjadi sebelumnya dapat terselesaikan. Analisis kebijakan yang mencakup evaluasi kebijakan eksisting dan perumusan alternatif-alternatif kebijakan baru yang kreatif dan solutif dibutuhkan agar cita-cita pembangunan daerah khususnya dalam bidang energi dapat tercapai.