Partisipasi BP2D Dalam Pameran Pelestarian Lingkungan DAS Citarum

Senin, 26 Februari 2018

Dalam rangka rehabilitasi sungai citarum, Kodam III Siliwangi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengadakan Kegiatan Pemulihan Ekosistem Daerah Aliran Sungai Citarum yang diadakan di lapangan Desa Tarumajaya Kertasari. Kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan penanaman pohon di area hulu sungai Citarum bersama Presiden RI Joko Widodo. Kegiatan pameran Restorasi DAS Citarum yang diadakan di Situ Cisanti Pangalengan ini dilaksanakan dalam rangka peresmian program penanggulangan pencemaran dan kerusakan DAS Citarum.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mendampingi Presiden RI Joko Widodo melakukan penanaman pohon di area hulu sungai Citarum tepatnya di lahan milik PTPN di desa Tarumajaya, Kertasari Kabupaten Bandung. Jokowi begitu tiba di lokasi langsung menanam pohon manglid yang memiliki karakter kayu halus, padat dan kuat. Pangdam III Siliwangi dan Kapolda Jabar beserta 3 ribu masyarakat desa pun turut ambil bagian dalam penanaman 18 ribu bibit pohon dari total 293 ribu bibit yang sudah tergelar, dengan target 125 juta pohon di hulu sungai Citarum. Jenis pohon yang ditanam berupa pohon ekologis dan ekonomis, seperti kopi, teh, pohon damar, manglid, puspa, rasamala, saninten dan pohon endemik setempat.

Usai melalukan penanaman, Presiden Jokowi beserta rombongan memantau kondisi situ Cisanti atau titik nol kilometer sungai Citarum. Dalam kesempatan tersebut Jokowi melakukan pelepasliaran 2 ekor burung elang jawa secara simbolis.

Dalam rangkaian acara tersebut berlangsung kegiatan pameran yang menggambarkan cerminan dari sungai citarum, bagaimana sungai citarum dulu, sekarang dan akan datang serta ditampilkan alternatif untuk pelestarian dan pengelolaan lingkungan di sekitar aliran sungai. Dalam kesempatan ini, BP2D bekerja sama dengan Yayasan Indipari dalam menampilkan tanaman hasil kerja sama penelitian yang telah unggul dan memperoleh penghargaan Budhipura dari Kemenristekdikti yaitu tanaman Indigofera. Yang dipamerkan pada saat pameran yaitu berbagai macam leaflet mengenai hasil penelitian dan kajian yang telah dilakukan oleh BP2D, bibit tanaman indigofera, tanaman indigofera serta hasil olahan tanaman indigofera untuk pakan ternak. Selain itu, dipamerkan juga piagam dan piala penghargaan Budhipura Tahun 2017. Kaitan tanaman Indigofera dan Sungai Citarum yaitu tanaman ini baik untuk konservasi lahan karena memiliki rezobium pada akar yang dapat menyuburkan tanaman lain sehingga dinilai diperlukan untuk perbaikan kondisi pinggiran sungai citarum.

Kegiatan pameran ini ditujukan agar dapat membangun kembali semangat menjaga lingkungan dan menumbuhkan budaya cinta sungai. Karena kontribusi yang paling dibutuhkan adalah dari masyarakatnya sendiri untuk memperbaiki dan menjaga lingkungan tempat mereka tinggal dengan memberikan edukasi yang tepat agar dapat dimengerti dan diterapkan oleh masyarkat dikehidupan sehari-hari nya. Warga sekitar yang datang ke pameran juga mendapat edukasi mengenai produk-produk yang dapat mereka manfaatkan untuk menunjang pekerjaan mereka sebagai petani maupun peternak.

Kehadiran Presiden Jokowi ini pun disambut dengan antusias oleh masyarakat sekitar dengan memasang banner bertuliskan selamat datang kepada Presiden Republik Indonesia kita ini. Kedatangan Presiden Jokowi ini didampingi oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mulai dari bandara Husein sampai ke Situ Cisanti. Acara pameran ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk dapat menjaga lingkungan terutama menjaga kelestarian sungai, karena seperti yang kita ketahui bahwa air merupakan sumber kehidupan bagi manusia. Terlebih lagi bagi masyarakat sekitar Situ Cisanti yang mayoritas merupakan petani dan peternak. Mereka membutuhkan sumber air untuk tanaman mereka dan juga untuk hewan ternak yang menjadi sumber penghasilan mereka. Situ Cisanti yang merupakan hulu sungai Citarum ini merupakan sumber air utama untuk kehidupan masyarakat di Jawa Barat.

Mewakili para pejabat yang hadir, Bupati Bandung Dadang Nasser didampingi oleh Komandan Kodim 0609 Letkol Arh. A. Andre Wira K.S.Ap., M.Si. ikut bercengkrama dan berdialog dengan mengunjungi setiap stand pameran yang ada juga berbincang dan berfoto bersama warga sekitar. Dadang Naser sempat mengunjungi stand BP2D dan berbincang mengenai tanaman indigofera yang dipamerkan pada saat itu. Dari hasil dialog terlihat ketertarikan kedua pejabat yang hadir terhadap tanaman indigofera yang dapat dimanfaatkan sebagai tanaman konservasi karena memiliki akar yang kuat dan memiliki rhizobium yang dapat menyuburkan tanah. Selain fungsi konservatifnya, tanaman indigofera dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dengan kandungan protein yang tinggi. Sehingga masyarakat sekitar yang notabene merupakan peternak dan petani dapat merasakan hasilnya dengan waktu yang singkat. Besar harapan Tanaman Indigofera dapat meningkatkan ketahanan pakan yang dapat berdampak terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Bandung dan untuk di Indonesia.