Sosialisasi Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (Hki) Dan Pelatihan Penulusuran Hak Kekayaan Intelektual (Hki)

Selasa, 13 September 2016

Kemampuan atau kualitas SDM yang menentukan lahirnya kekayaan intelektual dan kemampuan mengimplementasikannya menjadi produk-produk  unggul yang menjadi  kata kunci keunggulan. Kekayaan intelektual dianggap aset atau modal (intellectual asset/capital) yang perlu dilindungi,  yaitu dengan dimasukkannya perlindungan HKI dalam World Trade Organization melalui Trade Related Aspects of Intelectual Property Rights (TRIPS) Agreement yang Indonesia telah meratifikasinya tahun 1995.

 

Aset Kekayaan intelektual tersebut dapat dikembangkan dan diimplementasikan menjadi produk-produk yang kompetitif dan memiliki nilai tambah tinggi. Produk-produk berbasis kekayaan intelektual yang mendapat perlindungan secara hukum dalam bentuk Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merupakan basis utama keunggulan perusahaan-perusahaan dinegara maju.

 

Maksud dan Tujuan Sosialisasi Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Pelatihan Penulusuran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dilakukan agar Meningkatkan pengetahuan dan wawasan peserta pelatihan dalam peraturan-peraturan, hukum yang berlaku serta sanksi-sanksi dalam penerapan HaKI.

 

Peranan HKI dalam meningkatkan perekonomian di suatu daerah, berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah yang bersangkutan. Hal tersebut terjadi karena HKI berkaitan dengan pemanfaatan dan perkembangan inovasi di suatu daerah. Perlindungan HKI berbanding lurus dengan keberadaan masyarakat Jawa Barat yang dikenal sangat inovatif dan memiliki keterampilan yang sangat tinggi di bidang teknologi, seni dan budaya serta industry kreatif karena basisnya adalah kreatifitas dan sumber daya manusia yang tak terbatas. Oleh karena itu setiap maupun hasil temuan orang lain yang didaftarkan untuk dilindungi dan harus dihormati serta dihargai.  Atas pertimbangan tersebut, Pemprov Jawa Barat dan DPRD Jawa Barat mengeluarkan Peraturan Daerah No. 5 Tahun 2012 tentang Perlindungan Kekayaan Intelektual pada tanggal 18 Juni 2012.

 

Kesadaran dan wawasan mengenai HKI diharapkan akan dapat menimbulkan motivasi dan dorongan agar pengusaha IKM terdorong untuk berkreasi dan ber-inovasi di bidang produk dan teknologi serta manajemen. Pelatihan HKI dimaksudkan untuk memberikan informasi serta pengetahuan kepada para pengusaha industri kecil dan menengah, Dinas Pelaksana Teknis yang berhubungan langsung dengan masyarakat, serta  Asosiasi, sehingga mereka memperoleh gambaran yang jelas tentang Hak Cipta sebagai karya cipta manusia, Paten serta Merek maupun HaKI lainnya.