The Role of Quadruple Helix to Achieve Sustainable Development Goals

Jumat, 28 September 2018

Kepala BP2D Provinsi Jawa Barat Bapak Lukman Shalahuddin menjadi salah satu narasumber pada acara International Conference of Business Administration 2018 yang berlangsung tanggal 27 – 29 September 2018 di dua tempat (Cimahi Techopark & Holiday Inn Hotel Bandung). Pada tahun ini ICBA 2018 mengusung tema utama "The Role of Social Entrepreneurship in Digital Era in Achieving Sustainable Development Goals".

Pada kesempatan tersebut beliau memaparkan mengenai “Peran Quadruple Helix untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan”. Dalam paparannya Lukman mengatakan, ”Sistem Inovasi Daerah (SIDa) adalah keseluruhan proses dalam satu sistem untuk menumbuh-kembangkan inovasi yang dilakukan antar institusi pemerintah, pemerintahan daerah, lembaga kelitbangan, lembaga pendidikan, lembaga penunjang inovasi, dunia usaha, dan masyarakat di daerah”.

Disamping itu beliau mengatakan peran BP2D adalah sebagai Koordinator pelaku inovasi yang ada di Jawa Barat yaitu dengan mendayagunakan, mensinergikan aktor inovasi di Jabar dlm rangka membangun SIDa dan melaksanakan program prioritas/ unggulan Jabar.

“Kita bertekad membuat BP2D mempunyai peran Sinergitas Penelitian Satu Pintu,” ujarnya.

 

 

Event ini terselenggara atas kerjasama antara Univeritas Katolik Parahyangan dengan Pemerintah Kota Cimahi. Pada acara itu, hadir narasumber dari berbagai sektor dan bidang diantaranya, Aldi Suryanigrat (Water.org), Eddi Danusaputra (Mandiri Capital), Marvin Sulistio (Metro TV), Dr. Julien Hanoteau (Kedge Business School), Arief Setyahadi (Bank BJB), dan Dani Hamdani (Sahabat Cipta).

Selain ada berbagai pembicara tersebut, pada event terdapata sub-topik yang menjadi fokus pembahasan seperti, Social Entrepreneurship Ecosystem, Social Entrepreneurship Policy, SE Leadership atau Digital Economy, Value Chain Development in all sectors dan Public Entrepreneurship, dan lain-lain. Selain itu, ada juga “Call For Papers” untuk karya tulis ilmiah yang nantinya, paper terpilih akan mendapat kesempatan untuk diterbitkan dalam IJBG (International Journal of Business and Globalization) atau SEJ (Social Enterprise Journal).